Tahajud Cinta

Neng, manis. Istri Abi yang manja, cerdas dan shalihah. Bangun, sayang! Kita Tahajud bersama,” tulisnya selalu dalam setiap sms yang dikirimnya di setiap 1/3 terakhir malam.

SMS-SMS pengingat dari suamiku ini, selalu menambah gairah untuk bercinta dengan-Nya. Dan mampu mengalahkan beratnya pelupuk mata tuk dibuka.

Imam hatiku, yang tengah mengais rizki di luar pulau Jawa sana, memang tak pernah lelah mengingatkanku untuk selalu mendekat kepada-Nya.

“Tumbuh-suburkan selalu cinta kita, sayang, dengan menumbuh-suburkan cinta kepada-Nya. Agar cinta kita senantiasa berada dalam naungan cinta-Nya. Meski kita tidak selalu bisa tinggal dalam satu atap yang sama, tapi Syurga harus kita raih bersama,” bisiknya pelan sambil mengecup lembut keningku setiap hendak berangkat kerja.



1 comments:

It's difficult to find experienced people on this topic, however,
you seem like you know what you're talking about! Thanks

Look into my website; preventative health instead ()